Monday, 22 December 2014

Hujan

Hujan...

Rintik-rintikmu menghiburkan sekeping hati yang ketakutan

Deraianmu mengasyikkan telingan yang mendengar

Dicelah-celah kota bising lagi membingitkan

Biarkan...

Biarkan engkau dibawa salur-salur serat pepohonan buat mereka terus hidup

Jadilah sebahagian dari 'diri' mereka

Memberi teguh pada yang tidak berkayu

Agar memberi teduh pada hati-hati yang layu

Saat nanti kalau-kalau kemarau menjengah

Atau nanti kalau-kalau ada hati yang menangis ketandusan

Hujan...

Bawakan resahku mengalir kebumi bersama rintikmu

Basuhkan tanah yang aku pijak kerana aku seorang pendosa yang menjijikkan


No comments:

Post a Comment

Your comments here